Budayakan Malu di Dunia Blogging
Dunia jejaring social media pada saat ini merupakan
sesuatu yang tidak pernah lepas dari diri kita. Mulai dari Facebook, twitter,
koprol dan masih banyak lagi, termasuk Blog. Hal ini terbukti pada account yang
tergabung di setiap Jejaring social semakin hari semakin bertambah banyak
penggunanya.
Berbagai kebutuhan yang memaksa kita untuk selalu
berinteraksi melalui media tersebut. Mulai dari kesenangan pribadi, bisnis
online, Sharing ilmu, sarana berbagi, mencari pacar, mungkin jodoh juga ada dan
lain-lain. Ada pula yang menggunakan media tersebut sebagai sarana untuk
bersilaturahmi kesesama pecinta jejaring social tersebut guna mempererat tali
persaudaraan diantaranya. Salah satunya yaitu Blog.
Ketika kita membicarakan tentang dunia blog, maka
tidaklah lepas dengan postingan. Karena hal itu merupakan pendukung utama
dimana blog kita akan dikunjungi oleh orang lain. Pengunjung demi pengunjung
selalu hadir di blog kita, maka semakin erat pula tali persaudaraan yang
terjalin tanpa diSadari.
Tidak hanya didunia Nyata saja kita memiliki
aturan-aturan yang berlaku. Dan memiliki pula tatakrama dalam menjaga tali
persaudaraan. Didunia mayapun demikian. Maka untuk menjaga tali persaudaraan
tersebut tetap terjaga, alangkah baiknya jika kita selalu membudayakan 6 malu
dalam dunia blogging, diantaranya :
1.
Malu,
Ketika tidak berkunjung balik keBlog sahabat yang telah berkunjung di blog
kita.
Bagaimana
tidak Malu, sahabat telah berjuang mulai dari waktu untuk berkunjung diblog
kita, tenaga untuk selalu bersemangat berkunjung dan Biaya untuk Internet yang
dibayar hanya untuk mengunjungi blog kita. Coba kita renungkan hal itu.
2.
Malu,
Ketika tidak balas komen sahabat yang telah berkomentar di blog kita.
Komentar
sahabat merupakan salah satu Motivasi dan Penilai untuk meningkatkan kwalitas
postingan yang ada diblog kita. Yang Hanya bertujuan untuk membangun Blog kita
agar lebih baik. Dan alangkah tidak pantasnya jika kita menghiraukan komentar
sahabat kita.
3.
Malu,
Ketika mencopas Tulisan sahabat untuk diPosting diblog kita tanpa mencantumkan
sumbernya.
Memang
semua ilmu yang ada di Langit dan dibumi ini adalah hanya milik Tuhan. Bahkan
Tuhan saja tidak Meng-CopyRight ilmunya untuk di amalkan dan disebarkan. Namun,
Tuhan memerintahkan Hambanya untuk selalu Menghormati dan menghargai Orang lain
guna menjalin tali persaudaraan yang baik.
4.
Malu,
Ketika tidak men-Follow back blog sahabat yang telah men-Follow blog kita.
Follow
istilah lain yaitu mengikuti. Dalam hal ini adalah awal untuk menjalin tali
persaudaraan antara keduanya. Berarti juga, sahabat ingin selalu dekat dengan kita.
Namun apa jadinya kalau kita tidak mendekati kembali dengan cara mengikuti
balik, maka secara tidak langsung kita telah menghindar dari tali persaudaraan/memutuskannya.
Maka dosa besar bagi orang yang memutuskan tali persaudaraan di antaranya.
5.
Malu,
Ketika berkomentar yang tidak sopan di blog sahabat.
Jelas
sekali, bahwa “Mulutmu adalah harimaumu”. Dan “Kata-katamu adalah nasibmu”. Maka
selalu gunakan kata-kata yang baik untuk menjadikan hidup kita lebih baik.
6.
Malu,
Ketika tidak berkunjung di Blog sahabat.
“Punya rumah,
namun tidak pernah mengenalkan/memberikan alamat rumahnya kepada sahabat
lainnya.” Istilah itu kiranya pas buat yang punya Blog tanpa blogwalking di
blog sahabat. Malu donk ketika rumah kita sepi tanpa ada tamu(emang rumah
kosong??).
Kawanku yang budiman, tidaklah bermaksud apa-apa
dalam tulisan ini terkecuali untuk selalu menjaga dan membangun tali
silaturohim di antara kita agar tetap terjaga dengan baik. Dan mencoba untuk
berbagi apa yang kita Punya, kepada sahabat lainnya. “Baik kepada Tuhan dan
baik pula kepada manusia”. Semoga dengan terjalinnya tali silaturrohim yang
baik, Tuhan selalu menRahmati kita semua. Amien amien…!!!!
Mudah-mudahan
bermanfaat….!!!!!










