Jumat, 27 Juni 2014

Keutamaan Shalat Tarawih pada Bulan Romadhon


Keutamaan Shalat Tarawih
Merupakan kesempatan besar kita dapat kembali bertemu bulan suci Romadhon dengan sejuta kemuliaan Alloh yang diturunkan dibulan tersebut. Maka sangat luar biasanya jika kita mampu menggunakan kesempatan ini untuk tersungkur bersujud kepada Alloh, berdzikir, bertafakkur dan melaksanakan ibadah lainnya dibulan Mulia ini.
Salah satunya ibadah sunnah yang tidak ada dibulan lainnya selain Romadhon yaitu sholat sunnah Tarawih. Sholat Tarawih memiliki keistimewaan tersendiri setiap malamnya. Dibawah ini adalah keistimewaan-keistimewaan Sholat Tarawih setiap malamnya. Dengan kita mengetahuinya, bukan bermaksud untuk mengejar pahalanya, namun untuk kita supaya “Sangat Begitu Menyesalnya” jika Tertinggal sholat sunnah ini walaupun 1 malam saja.
Shalat tarawih atau shalat malam memiliki keutamaan dan keistimewaaan sebagai salah satu ibadah di bulan suci Ramadhan. Apa saja keutamaan shalat tarawih itu? Dari Ali bin Abi Thalib ra bahwa dia berkata: Rasulullah Muhammad SAW ditanya tentang keutamaan-keutamaan tarawih di bulan Ramadhan. Kemudian beliau bersabda:
  1. Orang mukmin keluar dari dosanya pada malam pertama, seperti saat dia dilahirkan oleh ibunya.
  2. Dan pada malam kedua, ia diampuni, dan juga kedua orang tuanya, jika keduanya mukmin.
  3. Dan pada malam ketiga, seorang malaikat berseru dibawah Arsy: "Mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yang telah lewat."
  4. Pada malam keempat, dia memperoleh pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqan (Al-Quran).
  5. Pada malam kelima, Allah Ta"ala memeberikan pahala seperti pahala orang yang shalat di Masjidil Haram, masjid Madinah dan Masjidil Aqsha.
  6. Pada malam keenam, Allah Ta"ala memberikan pahala orang yang berthawaf di Baitul Makmur dan dimohonkan ampun oleh setiap batu dan cadas.
  7. Pada malam ketujuh, seolah-olah ia mencapai derajat Nabi Musa a.s. dan kemenangannya atas Fir"aun dan Haman.
  8. Pada malam kedelapan, Allah Ta"ala memberinya apa yang pernah Dia berikan kepada Nabi Ibrahim as.
  9. Pada malam kesembilan, seolah-olah ia beribadat kepada Allah Ta"ala sebagaimana ibadatnya Nabi saw.
  10. Pada Malam kesepuluh, Allah Ta"ala mengaruniai dia kebaikan dunia dan akhirat.
  11. Pada malam kesebelas, ia keluar dari dunia seperti saat ia dilahirkan dari perut ibunya.
  12. Pada malam keduabelas, ia datang pada hari kiamat sedang wajahnya bagaikan bulan di malam purnama.
  13. Pada malam ketigabelas, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala keburukan.
  14. Pada malam keempat belas, para malaikat datang seraya memberi kesaksian untuknya, bahwa ia telah melakukan shalat tarawih, maka Allah tidak menghisabnya pada hari kiamat.
  15. Pada malam kelima belas, ia didoakan oleh para malaikat dan para penanggung (pemikul) Arsy dan Kursi.
  16. Pada malam keenam belas, Allah menerapkan baginya kebebasan untuk selamat dari neraka dan kebebasan masuk ke dalam surga.
  17. Pada malam ketujuh belas, ia diberi pahala seperti pahala para nabi.
  18. Pada malam kedelapan belas, seorang malaikat berseru, "Hai hamba Allah, sesungguhnya Allah ridha kepadamu dan kepada ibu bapakmu."
  19. Pada malam kesembilan belas, Allah mengangkat derajat-derajatnya dalam surga Firdaus.
  20. Pada malam kedua puluh, Allah memberi pahala para Syuhada (orang-orang yang mati syahid) dan shalihin (orang-orang yang saleh).
  21. Pada malam kedua puluh satu, Allah membangun untuknya sebuah gedung dari cahaya.
  22. Pada malam kedua puluh dua, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari setiap kesedihan dan kesusahan.
  23. Pada malam kedua puluh tiga, Allah membangun untuknya sebuah kota di dalam surga.
  24. Pada malam kedua puluh empat, ia memperoleh duapuluh empat doa yang dikabulkan.
  25. Pada malam kedua puluh lima, Allah Ta"ala menghapuskan darinya azab kubur.
  26. Pada malam keduapuluh enam, Allah mengangkat pahalanya selama empat puluh tahun.
  27. Pada malam keduapuluh tujuh, ia dapat melewati shirath pada hari kiamat, bagaikan kilat yang menyambar.
  28. Pada malam keduapuluh delapan, Allah mengangkat baginya seribu derajat dalam surga.
  29. Pada malam kedua puluh sembilan, Allah memberinya pahala seribu haji yang diterima.
  30. Dan pada malam ketiga puluh, Allah ber firman : "Hai hamba-Ku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dari air Salsabil dan minumlah dari telaga Kautsar. Akulah Tuhanmu, dan engkau hamba-Ku."
Kawanku yang budiman, demikianlah keutamaan shalat tarawih yang disebutkan oleh Rasulullah SAW. Semoga pada kesempatan bulan Romadhon ini kita mampu melaksanakannya dengan sempurna selama 30 hari. 20 ataupun 8 rokaat bukanlah sesuatu yang perlu didebatkan karena memiliki dasar hukum masing-masing. Ciptakan suasana damai jabat erat silaturrohim untuk mendapatkan Ridho Alloh SWT. Semoga bermanfaat…..


Rabu, 04 Juni 2014

1 Kesalahan sebaiknya tidak merusak 10 Kebaikan

Kisah menarik :
     Dikisahkan ada seorang raja yang memelihara sepuluh ekor anjing liar. Kesepuluh anjing liar itu ia gunakan untuk menakut-nakuti para pembantunya agar mentaati perintahnya. Setiap pembantu yang berbuat kesalahan akan dilemparkan ke segerombolan anjing liar itu.
        Pada suatu hari ada salah satu pegawainya yang pintar dan telah membantu sang raja selama sepuluh tahun melakukan kesalahan dan seperti kebiasaan sebelumnya yang telah berlaku akan dilemparkan ke segerombolan sepuluh ekor anjing liar itu. Akan tetapi sebelum hukuman itu dilaksanakan, sang raja memberikan kesempatan terakhir dengan mengabulkan satu permintaannya.
Pegawai itu meminta agar pelaksanaan hukuman ditunda sepuluh hari ke depan. Sang raja mengabulkan permintaannya, kemudian pegawai itu keluar dari tempat sang raja dan menemui penjaga anjing-anjing liar itu.
Ia berkata: “aku akan melayani anjing-anjing itu selama sepuluh hari, bolehkah?
Sang penjaga memperbolehkannya, akan tetapi ia heran dann berkata: “Mengapa anda meminta pekerjaan yang menjadi pekerjaan pekerja rendahan”.
Ia menimpalinya: “Engkau akan mengetahuinya nanti.”
Kemudian selama sepuluh hari anjing-anjing itu ia beri makan, dan dipelihara serta dipenuhi segala kebutuhannya. Setelah lewatnya sepuluh hari ia pun menghadap sang raja dan ia pun dilemparkan ke segerombolan anjing itu, dan sang raja pun ikut menghadiri pelaksanaan hukuman tersebut. Akan tetapi apa yang dilihat oleh sang raja membuat raja itu terheran-heran karena melihat anjing –anjing itu menggonggong dan tidak menyerangnya dan mendekat kepadanya seolah-olah senang bertemu dengannya.
Melihat kejadian itu sang raja berkata kepadanya: “Apa yang engkau perbuat dengan anjing-anjing itu?”
Pegawai menjawab: “Aku melayani anjing-anjing itu dan memperhatikannya selama sepuluh hari saja, dan anjing-anjing itu tidak melupakan jasa-jasaku, sedangkan aku melayani anda selama sepuluh tahun, ketika diriku berbuat sedikit kesalaha saja anda melupakan bantuan dan pelayananku selama sepuluh tahun.”
Mendengar perkataan itu, sang raja menundukkan kepala dan mengampuni serta memerintahkan untuk membebaskannya.
Kawanku yang Budiman Hikmah dari cerita di atas yang dapat kita ambil pelajarannya yaitu: janganlah melupakan sepuluh kebaikan karna satu kesalahan, janganlah meruntuhkan masa-masa indah yang telah lewat hanya dikarenakan sedikit perkara yang tidak mengenakkan hati. Sesungguhnya manusia tempat luput dan salah. Namun hal ini jangan dijadikan alasan untuk kita berbuat luput dan salah. Semoga bermanfaat….
Kisah berbahasa arab dari mausu’atul qoshoshi wal-“ibar dengan sedikit perubahan bahasa.

Diceritakan oleh: Ust. Muhammad Ansori Lirboyo-Kediri

Selasa, 20 Mei 2014

10 Faktor Penyebab Hati Menjadi Mati Sehingga Tertahan Doanya


Syaqiq Al-Balkhi berkata : “Ibrahim bin adham suatu hari berjalan jalan di pasar Basrah, lalu orang-orang berkumpul mengerumuninya, dan mereka bertanya tentang firman Alloh : Berdoalah kalian pada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkan do’a kalian.”
“Kami bertahun-tahun berdoa, tapi mengapa Alloh belum juga mengabulkan permohonan kami?” tanya orang-orang pasar kepada Ibrahim bin adham.
Ibrahim bin adham menjawab :
“Hati kamu sekalian mati karena 10 perkara”
Ø  Kamu mengenal Alloh, tapi kamu tidak menunaikan haknya.
Ø  Kamu membaca kitab, tapi kamu tidak mau mengamalkannya.
Ø  Kamu mengaku bermusuhan dengan iblis, tapi kamu mengikuti tuntunannya.
Ø  Kamu mengaku menteladani Rosul, tapi kamu meninggalkan tingkah laku dan sunnahnya.
Ø  Kamu mengaku senang terhadap Syurga, tapi kamu tidak mau berusaha menujunya.
Ø  Kamu mengaku takut terhadap neraka, tapi kamu tidak mengakhiri perbuatan-perbuatan dosa.
Ø  Kamu mengakui bahwa mati itu pasti, tapi kamu tidak mempersiapkan diri untuk menghadapinya.
Ø  Kamu asyik dan hobby meneliti aib-aib orang lain, tapi kamu justru melupakan aibmu sendiri.
Ø  Kamu makan dari Rizki yang Alloh berikan kepadamu, tapi kamu tidak perna bersyukur kepadanya.
Ø  Kamu mengubur orang-orang yang sudah mati, tapi kamu tidak mau mengambil pelajaran dari peristiwa itu.
Maka bagi mereka yang belum diijabahkan doanya, mungkin 10 faktor  diatas perlu dicoba dan diupayakan, agar apa yang dihajatkan dapat terwujud.
Kawanku yang budiman, marilah bersama-sama untuk selalu meng-intropeksi diri sendiri, apa yang kurang dalam diri ini sehingga Alloh belum mengabulkan doa kita. Karena sesungguhnya Alloh belum mengabulkan doa kita bukan karena Alloh tidak menepati janji, tapi Alloh lebih tahu bahwa kita belum mampu menerima doa kita sendiri. Mudah-mudahan bermanfaat.
Sumber : buletin FK-Pontren, oleh KH.Fahmi Asy’ari, M.Ag.

Kamis, 20 Maret 2014

Cara Mimpi bertemu Rosululloh

4 Cara Untuk Dapat Mimpi Bertemu Rosululloh SAW

“Ya Alloh karuniakanlah Kami untuk dapat melihat baginda Muhammad SAW dalam keadaan baik dan sehat. Janganlah Engkau menghalangi kami daripada kebaikkan yang ada pada Engkau disebabkan kesalahan yang ada pada kami” jawab Alhabib Ali al Jufri ketika ditanya seseorang “Bagaimana supaya dapat bertemu Rosululloh meskipun lewat mimpi?”.
Alhabib Ali Al Jufri menjelaskan bahwa ada 4 cara bagi siapapun yang senantiasa mengamalkan maka Alloh akan memberikan kemuliaan untuk dapat bertemu dengan Rosululloh SAW.
Yang Pertama : Banyak membacakan Sholawat untuk Rosululloh SAW.
            Imam Hafiz Al-Sakhawi berkata dalam kitabnya : Paling sedikit untuk kadar “Banyak bersholawat” adalah 300 sehari diwaktu pagi dan petang. Ketika dalam perjalanan, kapanpun dan dimanapun sempatkanlah baca Sholawat kepada Nabi. Itu adalah makan “Perbanyaklah”. Dan bacalah sholawat dengan penuh kecintaan kepada Alloh dan Rosulululloh SAW.
Yang Kedua : Jiwa Senantiasa Cinta kepada Baginda dengan mengagungkan Sunnah-sunnahNya. Berakhlah dan bertingkah laku seperti rosululloh.
            Tidak hanya melaksanakan sunnah rosululloh, namun juga lakukan dengan penuh keAgungan dan kecintaan terhadap baginda. Sebagai contoh rosululloh mensunnahkan makan dengan tangan kanan. Maka lakukan sunnah tersebut tidak hanya sekedar adat saja tetapi juga hayati bahwa apa yang kita lakukan adalah keadaan mengikuti nabi. Coba rasakan ketika makan dan minum, “Aku makan dan minum seperti makan dan minumnya Nabi”. Namun juga mengagungkan sunnah tidak hanya makan menggunakan tangan kanan, mendahulukan kaki kanan ketika masuk rumah dan mendahulukan kaki kiri ketika keluar rumah tetapi sunnah juga pada tingkah laku. Seperti rosululloh tidak suka ketawa yang melampui namun rosululloh selalu tersenyum, tidak bermasam dan berkerut wajah.
Yang Ketiga   : Khidmah kepada Ummat Baginda Rosululloh SAW.
Hendaklah kita hidup dengan selalu berfikir untk berkhidmah kepada orang lain bukan hidup dengan keangkuhan. Datanglah kepada seseorang yang memerlukan kita. Dan jangan pernah berpikir ketika orang yang kita bantu akan menikam kita dari belakang.
Yang Keempat : Menyebarkan Dakwah Baginda Rosululloh SAW.
Bila kita mencintai seseorang maka kita merasa ada sesuatu yang harus kita utamakan dari orang yang kita cintai. Kalau tidak kita utamakan bagaimana cara kita membuktikan kecintaan kita terhadapnya.
4 perkara ini bagi siapa yang mampu menjaganya, Maka Alloh akan memberikan keistimewaan untuk dapat bertemu Rosululloh SAW.
Itulah beberapa hal yang disampaikan oleh Al Habib Ali al Jufri. Semoga Alloh memenuhi hati kita semua dengan kecintaan kepada Baginda Muhammad SAW. Aaamiin…

Semoga bermanfaat…..

Sabtu, 22 Februari 2014

3 (tiga) Cara menjaga ibadah supaya dapat istiqomah

Sobat muslim yang berbahagia,
Ibadah merupakan cara untuk mendekatkan diri kepada Alloh SWT. Namun dalam kita beribadah, kadang meningkat bahkan lebih cenderung semakin hari semakin menurun. Sama halnya ketika tiba bulan Romadhon kita seakan akan meningkatkan ibadah kita dengan melaksanakan sunnah sunnah Rosul yang yang tidak biasa kita laksanakan. Tetapi ketika bulan Romadhon terlewati maka semua aktifitas tersebut juga kita tinggalkan.
Bagaimana cara supaya ibadah kita tetap dapat istiqomah?
Alhabib Ali Al jufri menjelaskan ada 3 (tiga) cara menjaga supaya ibadah kita dapat tetap istiqomah.
1.      Do’a dan Pengharapan kepada Alloh SWT.
Yaitu setiap malam atau selesai sholat mohon kepada Alloh agar diberikan ketaatan kepadaNya. Memohon dengan kesungguhan dan pengharapan, karena ketaatan dalam beribadah adalah karuniaNya.
“Ya Alloh, bantulah hamba untuk terus mengingat-Mu(berdzikir), bersyukur kepada-Mu dan melaksanakan ibadah dengan baik kepada-Mu”
2.      Menjaga anggota badan dari perkara Haram : Pendengaran, Penglihatan dan Perkataan (Lisan).
Artinya hendaklah setiap hari kita menjada 3 perkara ini setiap waktu berpuasa dipagi hari dan ketika berbuka dimalam hari. Menjaga pandangan dari apa yang dilarang/diharamkan Alloh SWT, menjaga telinga dari pendengaran sesuatu yang tidak disukai Alloh seperti mengumpat, mengadu domba. Yang ketiga menjaga lisan (mulut) kita dari sesuatu yang tidak disukai Alloh seperti menceritakan keburukan orang lain, menyakiti hati, menuturkan kata-kata yang mengandung kebohongan.
Apabila seseorang dapat menjaga pendengaranm penglihatan dan perkataannya, maka disitu seseorang telah mensucikan hatinya.
3.      Pastikan setiap dari kita beribadah, hati senantiasa kita hadirkan bersama Alloh.
Alloh SWT berjanji kepada sesiapa yang berusaha untuk menghadirkan hati bersama Alloh akan ditunjukkan jalan-Nya yang benar.
Semoga bermanfaat….

sumber gambar : http://ayodakwah.com/

Minggu, 26 Januari 2014

Tips Aman Transaksi Belanja Online


Tips aman ketika anda ingin belanja online. Karena kebanyakan dalam proses transaksi belanja melalui media online (Non-COD “Cash On Delivery”) pembayaran harus ditransfer terlebih dahulu baru kemudian barang akan dikirim. Untuk menghindari penipuan berkedok penjual yang biasanya setelah pembayaran ditransfer maka barang yang kita beli tidak kunjung datang, hal ini sangat meresahkan kita bahkan membuat kita jerah dalam belanja melalui media internet. Padahal selain banyak penipuan, juga banyak orang yang memang benar-benar berniat menjual produknya untuk mengais rejeki yang halal sekaligus mempermudah kita dalam membeli barang tersebut tanpa harus datang ke toko.
Untuk menghindari penipuan semacam itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika anda bertransaksi-belanja lewat media online :
Yang pertama : à “Perhatikan nama domainnya”.
Orang yang benar-benar niat usaha atau berdagang dalam jangka panjang biasanya menggunakan domain berbayar (.Com, .Web.id, .Net, .Co.id dan seterusnya). Meskipun tidak semua website yang masih free adalah penipu. Namun yang lebih kuat adalah dengan menggunakan domain sendiri. Karena dalam proses register domain tersedia data lengkap pemilik domain tersebut. Sehingga misalkan terjadi penipuan dapat dilaporkan ke pihak yang berwajib. Apalagi menggunakan .co.id dapat dipastikan bahwa sipenjual memang benar-benar berdagang. Karena proses beli domain dengan (.co.id) menggunakan KTP untuk registernya.
Yang kedua :à “Perhatikan Data Lengkap-Alamat Penjual”.
Pastikan alamat yang dicantumkan penjual di website adalah alamat yang valid, bukan alamat palsu. Hal ini dapat anda buktikan dengan seacrh di google map. Atau dengan cara kontak si penjual untuk menanyakan alamatnya, dan anda akan datang langsung ditempatnya meskipun hal itu tidak mungkin anda lakukan. Jika dengan cara itu si penjual memberikan alamat lengkapnya dan rumahnya siap kita datangi, dapat dipastikan bahwa memang alamtnya valid. Dalam artian jika terjadi penipuan dapat dipertanggung jawabkan.
Yang ketiga : à “Perhatikan akun sosial media-nya”
Biasanya untuk menunjang kepercayaan konsumen sipenjual memasang akun sosial Facebook atau twitternya. Perhatikan track record mulai dari update statusnya, tweetnya apakah orang tersebut dapat dipercaya.
Yang keempat : à “Perhatikan Traffic websitenya”
Anda dapat melihat traffic websitenya melalui alexa.com. Jika website tersebut memiliki traffic yang cukup tinggi, minimal dibawah 1.000.000 maka website tersebut dapat dipercaya. Karena dengan traffic tersebut minimal pengunjung perhari lebih dari 500-1000 pengunjung. Dalam artian, orang yang mampu mendatangkan pengunjung sebanyak itu cukup membutuhkan waktu yang lama bahkan dapat berbulan-bulan. Logika berpikirnya, sangat tidak mungkin ketika dengan bersusah payah meningkatkan traffic websitenya kemudian sipenjual melakukan penipuan. Karena secara materi tingginya traffic website dengan dia menipu kalau diukur dengan uang, maka dia rugi.
Yang kelima :à “Hati-Hati dengan harga yang tidak wajar”
Berhati-hatilah ketika ada sebuah website yang menawarkan harga yang JAUH lebih MURAH (Barang baru). Untuk meninjau lebih lanjut anda dapat mencari informasinya di website resmi produk tersebut. Jika harga yang ditawarkan Jauh lebih murah maka ada 2 kemungkinan. Kemungkinan pertama itu adalah penipuan. Yang kedua barang bukan orginal.
Mungkin itu sekilas analisa penulis ketika akan bebelanja melalui media online. Mudah-mudahan bermanfaat.....


Kamis, 23 Januari 2014

Jawaban Alhabib Umar Bin Hafidz tentang Kelompok Bid’ah


Dalam sebuah Diskusi para Ulama Ahlussunnah wal jamaah yang dihadiri oleh Alhabib Umar bin Hafidz dari Hadramout Yaman. Ada salah seorang yang bertanya kepada Alhabib Umar bin Hafidz.
“Bagaimana semestinya kita mensikapi suatu kelompok (yang senang membid'ahkan) ? Apakah Kita perlu berdebat dengan mereka sementara mereka salah dalam masalah Furu’ dan Ushul? Seperti seringkali mereka mengatakan  ini bid’ah, sesat, ahli Neraka. Bagaimana kita bisa membiarkan mereka sementara banyak orang mulai tertarik”
Beliau Alhabib Umar bin Hafidz Menjawab :
Bahwa mereka merupakan aliran-aliran sesat yang keluar dari jalan yang benar. Tugas kita kepada mereka adalah memberikan penjelasan yang baik. Memperjelas dan mengukuhkan argumen dan dalil bagi ummat serta mensosialisasikannya kepada Masyarakat. Dipesantren-pesantren, sekolah-sekolah, masjid-masjid begitu juga saat pengajaran dan ceramah yang bersifat umum TANPA perlu MENYEBUT nama-nama mereka, pengikut, organisasi dan massa mereka. Karena mereka tidak pantas untuk menguras energi kita, sehingga harus disebut-sebut di mimbar-mimbar ataupun di masjid-masjid kita.
Kesibukan kita merespon hal itu merupakan hal yang diinginkan para musuh Alloh SWT yang mereka mulai semenjak mereka ciptakan isue tersebut untuk mengganggu konsentrasi kita. Karena mereka datang tidak sendirian. Dibelakang mereka ada lembaga-lembaga edukasi yang disupport dana dan berbagai program terencana yang bersumber dari musuh besar Ummat Islam.
Mereka muncul karena Ummat Islam di Asia Tenggara mayoritas dari kalangan Syafi’iyyah dan Asy’ariyyah. Jika mereka secara konsisten menjalankan ajarannya maka akan tegak kokoh ajaran Islam tanpa ada Problem. Yang tentunya hal ini tidak mereka sukai. Kemudian mereka menyusupkan kaki tangan mereka dari kalangan ummat Islam yang mensyirikkan Ummat Islam, membid’ahkan dan menganggap mereka sesat.
Tugas kita menunaikan kewajiban dengan memberikan penjelasan-penjelasan dan memaparkan dalil bagi diri kita, keluarga kita, kalangan pesantren dan masjid kita dan siapapun yang mau mendengarkan. Tanpa perlu menyebut nama-nama mereka dan massanya serta tidak perlu membuka peluang perdebatan yang tidak produktif.
Kalaupun kita harus berdebat maka kita akan mendebat mereka dengan cara yang terbaik. Tidak perlu sampai panik, terjadi keributan hingga beradu fisik. Cukup dengan memberikan penjelasan dengan santun, dialogpun dengan santun. Umumnya hal ini(Kesantunan) tidak kita temukan pada mereka.
Karena mereka terbiasa terdidik untuk tidak bersopan santun. Karena itu jika ada orang yang tidak pandai berdebat dengan baik jangan engkau layani. Sampai ada yang mengerti debat dengan cara yang baik baru kita layani dengan yang lebih baik. Kalau tidak demikian maka kita hindari saja perdebatan tersebut. Namun jika ada diantara mereka yang berbicara disatu forum dan kita ada disana maka kita wajib meresponnya dengan memberikan penjelasan kepada audiens selagi di majelis memang ada yang mau mendengarkan dan mengambil manfaat, maka kita harus menjelaskan kepadanya permasalah yang sebenarnya.
Kita tentunya dengan santun dan mereka dengan ketidak santunannya. Biarkan mereka berbicara dengan tidak santun, tapi kita harus tetap berbicara santun.
Nabi Isa bin Maryam saat merespon orang bodoh yang mencacinya beliau mendoakan kebaikan untuknya. Sibodoh mencaci lagi, beliau membalasnya dengan doa kebaikan. Kemudian dicaci lagi untuk ketigakalinya, tetap saja beliau mendoakannya. Berkata salah satu seorang pengikutnya.
“Wahai ruhullah, wahai nabi Isa. Orang ini tidak memujimu atau memberi kebaikkan  untukmu. Ia mencacimu, lalu engkau mendoakannya?”
Jawab beliau, “Setiap Orang memberi apa ya ng dia miliki. Dia hanya memiliki itu cacian, dan Saya memiliki ini doa”
Ahlussunnah memiliki adab sopan santun sementara mereka adalah orang-orang yang tidak mengenal sopan santun. Pada akhirnya nanti Alloh akan munculkan pula orang-orang bodoh yang akan menandingi mereka. Level para ulama tinggi tidak layak berhadapan dengan mereka. Sementara mereka yang tidak santun nantinya akan dijegal pula dengan orang-orang yang sama tidak santunnya yang akan menghadapi dan memberikan pelajaran pada mereka.
Berkata Imam Ja’far Shodiq : “Tersesat orang yang tidak mempunyai seorang Guru yang membimbingkannya dan terhina orang yang tidak memiliki orang lancang yang membelanya. Kalau ada orang bodoh datang mendebat, biarkan dihadapi pula oleh orang yang lancang dari kelompok yang benar”
Orang-orang bodoh dari kelompok sesat tidak pantas dihadapi oleh ulama dan cendikiawan dan kelompok yang benar.  Orang bodoh dari aliran yang sesat biar dihadapi oleh pendukung ajarang yang benar yang sama lancangnya. Mereka sepadan. Alloh akan lindungi kita dari keburukan dan marabahaya yang mereka rencanakan. Kita harus tetap konsisten memberikan penjelasan dan memantapkan dalil dan membina dengan baik putra-putri kita tanpa perlu membuka peluang untuk debat kusir hingga akhirnya kita terjebak dengan kesibukan yang diciptakan musuh-musuh kita.
Kita tunaikan kewajiban kita dalam urusan ini dan menjelaskan jalan yang benar. Jika ada satu isu diangkat didepan kita, alangkah baiknya kita respon dengan cara yang terbaik. Jangan sampai kita lupa dengan tugas kita. Yaitu membina hubungan masyarakat yang harmonis dengan Alloh. Jangan sampai kesibukan ini membuat kita sholat tidak khusyuk.
Mengabaikan perbuatan bakti kepada orang tua ataupun kurang silaturrahim. Ini tidak boleh terjadi, jangan biarkan hal ini menyita perhatian masyarakat hingga melupakan tugas utama yang Alloh bebankan pada mereka.

Kawanku yang budiman, Sebenarnya tidak ada orang yang Tidak baik. Mereka hanya belum tahu tentang Kebenaran. Oleh Karena itu sampaikanlah kepada saudara-saudara kita dengan cara yang TERBAIK. So mari kita sayangi sesama, ciptakan perdamaian dengan berjabat tangan dan peluk erat. Berjalan bersama untuk mendapatkan Ridho Alloh SWT. Semoga Bermanfaat.....

Minggu, 19 Januari 2014

Sikap Syekh Muhammad Ibn Abdul Wahhab Tentang Takfir


Syekh Muhammad Ibn Abdul Wahhab Rahimahulloh memiliki sikap mulia dalam persoalan hukum takfir (Melempar Tuduhan Kafir). Sebuah sikap yang SANGAT dipandang Aneh oleh mereka yang meng-KLAIM sebagai pendukungnya. Mereka MEMVONIS KAFIR secara terang-terangan dan tergesa-gesa terhadap siapapun yang berbeda jalan dan menolak pemikiran mereka. Padahal Syekh Muhammad ibn Abdul Wahhab sendiri MENOLAK semua Pandangan dan Pengakuan tak BERDASAR itu yang dinisbatkan kepadanya.
Dalam sebuah risalah Syekh Muhammad ibn Abdul Wahhab menyampaikan kepada penduduk al-Qashim tentang pembahasan AKIDAH yang SALAH, yang MengatasNamakan Beliau. Beliau menyampaikan melalui tulisan.
“Telah jelas bagi kalian bahwa, telah sampai kepadaku berita bahwa risalah yang disampaikan Sulaiman ibn Suhaim kepada kalian dan sebagian ulama di daerah kalian  menerima dan membenarkan  isi risalah tersebut. Ketahuilah, Alloh mengetahui bahwa Sulaiman ibn Suhaim me-NGADA-ada atas nama saya dengan ucapan-ucapan yang TIDAK PERNAH aku katakan dan kebanyakan terlintas sama sekali dibenakku”.
Diantaranya yang SULAIMAN IBN SUHAIM KATAKAN adalah :
1.      Bahwa Syekh Muhammad ibn Abdul Wahhab Tidak Mengakui semua kitab Madzhab Empat :
-          Madzhab Syafii
-          Madzhab Hanafi
-          Madzhab Hambali
-          Madzhab Maliki
2.      Bahwa Syekh Muhammad ibn Abdul Wahhab berkata bahwa manusia sejak 600 tahun silam tidak menganut agama dengan benar. Dan meng-Klaim diri mampu berijtihad (Membuat hukum sendiri) dan lepas dari taqlid (Melakukan sesuatu atas dasar Logikanya sendiri).
3.      Bahwa Syekh Muhammad ibn Abdul Wahhab Mengkafirkan orang yang melakukan Tawassul dengan orang-orang sholeh. Dan mengkafirkan Imam al-Bushiri karena ucapannya kepada Nabi Muhammad “Wahai Mahkluk Paling mulia”
4.      Bahwa Syekh Muhammad ibn Abdul Wahhab Melarang ziarah Kubur ke Makam Rosululloh shollalohu alaihiwasallam, ziarah ke makam kedua orang tua, dan waliyulloh lainnya.
5.      Bahwa Syekh Muhammad ibn Abdul Wahhab mengkafirkan Ibnu faridl dan Ibnu Araby, dan membakar kitab Dalailul Khairot dan Raudul Rayahin dan kemudian diganti dengan Raudlul Syayaatiin.
Maka JAWABAN Syekh Muhammad ibn Abdul Wahhab atas semua Tuduhan tersebut :

 سُبْحَانَكَ هَذَا بُهْتَانٌ عَظِيمٌ
“Maha Suci Engkau (ya Tuhan Kami), ini adalah Dusta Yang Besar
(QS. An Nuur:16)
Itulah pemahaman yang perlu kita garis bawahi bahwa pada Zaman saat ini banyak orang yang mengatakan tentang Ziarah Kubur bid’ah-Haram, Tawassul Bid’ah-Haram, baca maulid bid’ah-Haram, bahkan baca sholawat kepada Rosululloh yang Alloh dan Malaikatnya saja membacakan sholawat untuk Nabi, mereka juga membid’ahkan-Haramkan. Sedangkan mereka mengaku adalah PENJUNJUNG-PENDUKUNG Syekh Muhammad ibn Abdul Wahhab.
Dan yang lebih menyayangkan lagi, ketika ada perdebatan-perdebatan masalah ini, dan mereka kalah. Mereka tidak mau mengakaui kebenarannya. Tetap keras kepala dengan mencari seribu bahkan sejuta alasan untuk mem-BENARKAN ke-SALAHpahaman meraka sendiri.
Kawanku yang budiman, dalam tulisan ini tidak ada maksud untuk menyudutkan suatu kaum. Namun lebih ke arah mengajak untuk saling menyangi satu sama lain. Tidak mengkafirkan sesama muslim, tidak membenci satu sama lain. Dan Supaya terjalin tali persaudaran yang baik sesama ummat Manusia tidak hanya agama. Sehingga tercipta Negara yang damai dan indah penuh dengan kasih sayang kepada sesama. #Bismillah
Semoga Alloh tetap menjaga kita dari golongan orang-orang yang tersesat. Aaamiin aaamiin.. Semoga Bermanfaat.....salam ukhuwah Islamiyyah.

Kutipan dari : Pemahaman yang Harus Diluruskan (Terjemahan dari : Mafahim Yajibu An Tushohhah oleh Prof. Dr. As-Sayyid Muhammad Alawi al-Maliki al-Hasani.

Kamis, 16 Januari 2014

TIK Pesantren 2014 Ponpes Asy-Syifaa wal mahmudiyyah Sumedang

TIK Pesantren 2014 – Ponpes Asy-Syifaa Sumedang
Setelah beberapa kegiatan TIK Pesantren dilaksanakan di Jawa Timur, kali ini Pelatihan TIK Pesantren merambah ke daerah Jawa Barat, tepatnya di Pondok Pesantren Asy-Syifaa wal Mahmudiyyah Sumedang yang diasuh oleh KH.Muhyiddin abdul qodir Al Manafi. Pelatihan TIK Pesantren ini dilaksanakan selama 2 hari mulai tanggal 11-12 Januari 2014 dengan mengusung tema “Pemanfaatan Internet Sebagai Media Dakwah Islamiyyah Ahlussunnah Wal Jamaah”. Peserta dalam pelatihan ini dihadiri oleh tim asatidz dan pengurus pondok pesantren hampir seluruh wilayah Jawa Barat.

IMG_1737
Dalam kegiatan ini ada 2 konsep acara yang dilaksanakan yaitu Seminar dan Workshop. Hari pertama Seminar dengan garis besar materi yang di sampaikan adalah “Pemanfaatan Media Internet sebagai sarana yang tepat untuk berdakwah” yang diisi oleh beberapa narasumber, diantaranya dari Staf ahli menteri KOMINFO, Relawan TIK Jawa Barat, dan dari TIK Cerdas.IMG_2013
Hari kedua pelatihan TIK Pesantren yaitu full workshop. Dalam hal ini peserta dibagi menjadi 2 kelas media dan streaming. Pada kelas Media materi yang disampaikan yaitu Pembuatan serta Optimasi Website-blog sebagai media dakwah maupun media bisnis bagi Pesantren. Tidak hanya itu, peserta juga dilatih untuk membuat Tulisan (Konten) dengan teknik Jurnalistik. Di kelas streaming, peserta dilatih dalam pembuatan Video Live Streaming dan Radio Streaming.TIK Pesantren 2014
Dari 2 materi workshop tersebut diharapakan peserta dapat berdakwah melalu website dengan mengisi konten-konten Islamiyyah berbasis ahlussunnah Wal Jamaah di dunia Internet. Sehingga mampu menggeser konten-konten yang tidak baik yang dapat merusak Aqidah akhlak Masyarakat Umum terutama bagi kaum Muslim sendiri.IMG_1827
Tidak hanya Pelatihan TIK Pesantren, dalam kegiatan kali ini sekaligus pengukuhan kepada beberapa dari Asatidz maupun pengurus pondok pesantren sebagai relawan TIK cabang Sumedang.IMG_0580IMG_0585
Tepat pada hari sabtu tanggal 11 Januari 2014 saat pembukaan TIK Pesantren, 5 orang tim dari pesantren disahkan menjadi relawan TIK Indonesia cabang Sumedang. Pengukuhan ini di hadiri langsung oleh Staf Ahli dari Kementrian KOMINFO, Ketua Relawan TIK Indonesia serta Ketua Relawan TIK Jawa Barat. Dalam hal ini diharapkan dari tim Pondok Pesantren, siap menjadi relawan dalam sosialisasi Internet sebagai media yang sangat bagus untuk menebar kebaikan, cinta dan kasih serta Perdamaian antar Ummat Beragama khusus Pondok Pesantren Wilayah Jawa Barat.
sumber : tik cerdas

Sabtu, 07 Desember 2013

Tim Media Center Mulataqo dan Dauroh Majelis Almuwasholah Bainal Ulama ilmuslimin 2013

Mulataqo dan dauroh 2013 majelis almuwasholah
Syukur alhamdulillah patut kita panjatkan atas segala nikmat yang Alloh berikan kepada kita. Sholawat serta salam kita haturkan kepada junjungan nabi besar Muhammad SAW. Dengan segala nikmat dan kekuatan yang Alloh berikan, kami segenap Tim TIK Cerdas diberi kesempatan untuk dapat berkhidmah di Majelis Almuwasholah Bainal Ulama ilmuslimin dalam kegiatan Mulataqo dan Dauroh yang dihadiri kurang lebih 800 peserta Para Alim Ulama, Kyai, Habaib dan asatidz seluruh Indonesia. Kegiatan besar dihadiri langsung oleh Alhabib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz pengasuh Pondok Pesantren Darul Musthofa Hadramout Yaman yang sekaligus pencetus Majelis Al Muwasholah Bainal Ulama ilmuslimin sebagai Narasumber Utama.
Kegiatan ini berjalan didua tempat yang berbeda. Mulataqo diadakan di Pondok Pesantren Riyadlul Jannah Pacet Mojokerto yang di asuh oleh KH.Mahfudz Shoubari. Dan dauroh di adakan di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Suci Gresik yang di asuh oleh KH.Mashbuhin Faqih.Multaqo dan dauroh 2013
Tim TIK Cerdas diberi amanah untuk menangani bagian media center didua acara Mulataqo dan Dauroh. Selama kegiatan berlangsung tim TIK Cerdas streaming Video dan Radio untuk di Publiskan di media Internet. Antusias Muslim di Dunia maya terlihat ketika statistik Live streaming berada di angka 6000 viewer selama Acara berlangsung. Selain itu tim TIK Cerdas juga menyiapkan DVD dokumentasi selama acara kepada peserta Mulataqo sebagai cinderamata yang dapat dibawah pulang.Streaming Video Habib Umar Bin Hafidz
Tidak lupa juga menjaga koneksi internet tetap jalan jika terjadi putusnya jaringan menjadi tugas tim TIK Cerdas untuk mengatasinya. Terlihat tim TIK Cerdas mengatasi koneksi internet Pertemuan Ulama Internasional lewat media internet telekonferens Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz.
internet
Sumber : TIK Cerdas

Please follow me...!!!!