Rabu, 06 Februari 2013

TIK Pesantren Jawa Timur


Kegiatan TIK Masuk Pesantren Jawa Timur
Syukur Alhamdulillah patut kita panjatkan kepada Alloh SWT yang telah memberikan nikmatnya dalam berbagai bentuk yang tidak mungkin dapat disebutkan satu persatu karena sangat-sangat luar biasa. Sehingga dalam pelaksanaan kegiatan “TIK Masuk Pesantren” yang diselenggarakan di beberapa titik Pondok Pesantren di Jawa Timur berjalan dengan lancar dan sukses.
Kegiatan ini merupakan bentuk dari kerjasama antara Majelis Muwasholah dengan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di lingkup Pesantren terutama dalam bidang TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) sebagai media dakwah Islami dengan paham ahlussunnah waljamaah(ASWAJA).
Tentunya kegiatan besar seperti ini membutuhkan dukungan yang sangat besar, baik bentuk moril maupun materiil dalam pelaksanaannya. Sehingga kegiatan ini menggandeng beberapa elemen yang terdiri dari :
1.      KEMKOMINFO (Kementrian Komunikasi dan Informatika)
2.      PT.Telkom Indonesia
3.      PT.Telkomsel
4.      RELAWAN TIK Indonesia
5.      ICT Wacth
6.      OMG (Online Marketer Group)
7.      NAWALA
8.      Pondok Pesantren SPMAA (Sumber Pendidikan Mental Agama Alloh)
9.      Komunitas Blogger Plat-M Madura
10.  Komunitas Blogger Tuban
11.  Komunitas Blogger Warog Ponorogo
12.  Komunitas Blogger Bengawan Solo
13.  Komunitas Pengembang BlankOn
14.  HIMATIFA (Himpunan MahasiswaTeknik Informatika) UPN “Veteran” Jawa Timur
15.  HIMASIFO (Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi) UPN “Veteran” Jawa Timur
16.  TIKCerdas
Berikut dokumentasi penandatangan MoU Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur yang langsung ditandatangani oleh Prof. Dr. Ir. Teguh Soedarto, MP, sebagai Rektor dengan Majelis Muwasholah Bainal’Ulama’ilmuslimin yang diwaikili oleh KH. M. Anwar Manshur (Pengasuh PP.Lirboyo).
Setelah penandatanganan Kerjasama maka dilaksanakanlah pelatihan tentang TIK bagi para santri perwakilan dari pondok pesantren se-Jawa Timur yang diadakan di Kampus UPN “Veteran” Jawa Timur selama 3 hari.
Hasil dari evaluasi kegiatan yang berjalan selama 3 hari di UPN “Veteran” Jatim dirasa kurang efektif dilihat dari segi tempat pelatihan yang jauh dari tempat asal peserta kegiatan maupun materi yang diajarkan. Sehingga dari tim pengembang kegiatan TIK Pesantren mempunyai IDE kreatif dalam menindak lanjuti kegiatan tersebut yaitu dengan melaksanakan kegiatan di beberapa titik pesantren se-Jawa Timur/Roadshow TIK Pesantren dan juga merubah konsep materi yang diajarkan dalam pelatihan sebelumnya. Sehingga dalam pra-pelaksanaan kegiatan roadshow tersebut membutuhkan sosialisasi kepada seluruh Pengasuh/pengurus Ponpes se-Jawa Timur yang diadakan di UPN “Veteran” Jatim.
Sosialisasi tersebut dihadiri oleh koordinator Majelis Muwasholah Indonesia yaitu Al-Habib Soleh Al Jufri, Perwakilan dari KEMKOMINFO, dan Perwakilan dari seluruh Pondok Pesantren di Jawa Timur yang dibawah koordinasi Majelis Muwasholah.
Tentunya dalam kegiatan roadshow TIK Pesantren membutuhkan relawan TIK sebagai trainer dalam pelatihan.
Adapun beberapa titik pesantren yang dijadikan tuan rumah dalam pelaksanaan TIK Pesantren di Jawa Timur dan satu titik di Jawa Tengah yaitu :
1.      Ponpes Nurul Ikhlas, Sidoarjo Jawa Timur.

2.      Ponpes Langitan, Tuban Jawa Timur.

3.      Ponpes Al-Haromain, Sampang Madura Jawa Timur.


4.      Ponpes Hudatul Muna, Ponorogo Jawa Timur.

5.      Ponpes Lirboyo, Kediri Jawa Timur.

6.      Ponpes Tebuireng, Jombang Jawa Timur.

7.      Ponpes Anwarut Taufiq, Kota Batu Malang Jawa Timur.

8.      Ponpes Darul Musthafa, Karanganyar Solo Jawa Tengah.

9.      Stadium General Alumni TIK Pesantren

10. Ponpes Al-Masduqiah Patokan Kraksaan Probolingo Jawa Timur.


Sebagai tindak lanjut dari pelatihan TIK Masuk Pesantren ini perlu ada program berkelanjutan, sehingga kegiatan ini tidak hanya berhenti pada pelatihan saat workshop saja, maka direncanakan beberapa bentuk kegiatan tindak lanjut, sebagai berikut :
1.      Pembagian wilayah pesantren sesuai dengan wilayah saat pelatihan berlangsung
2.      Diadakan forum minimal 3 bulan sekali di masing – masing wilayah yang juga dalam forum tersebut diadakan pelatihan lanjutan yang berkaitan dengan TIK sesuai dengan kebutuhan materi di wilayah tersebut
3.      Posting di blog masing – masing secara berkala dengan materi berupa permasalahan terkini, yang ditinjau dari objektifitas tinggi dengan mengedepankan bahwa informasi yang disampaikan tidak menimbulkan masalah atau konflik konflik
4.      Pembuatan Video tentang pemanfaatan TIK Pesantren
5.      Diadakan lomba Blog pada periode tertentu dengan mengangkat materi yang memang perlu untuk diangkat
6.      Implementasi Live Streaming, radio streaming serta video streaming di pesantren masing – masing untuk dakwah sebagai realisasi Islam yang rahmatan Lil ’Alamin
7.      Forum komunikasi lintas wilayah Komunitas Santri Informatika sebagai bentuk wadah sillaturahmi dan komunikasi antar pesantren.
Semoga Allah SWT meridhoi apa yang dikerjakan semua ini dan dapat membawa manfaat bagi semua pihak, khususnya untuk Pesantren sebagai media yang potensial digunakan dakwah islamiyah.

Please follow me...!!!!