Jumat, 27 Juni 2014

Keutamaan Shalat Tarawih pada Bulan Romadhon


Keutamaan Shalat Tarawih
Merupakan kesempatan besar kita dapat kembali bertemu bulan suci Romadhon dengan sejuta kemuliaan Alloh yang diturunkan dibulan tersebut. Maka sangat luar biasanya jika kita mampu menggunakan kesempatan ini untuk tersungkur bersujud kepada Alloh, berdzikir, bertafakkur dan melaksanakan ibadah lainnya dibulan Mulia ini.
Salah satunya ibadah sunnah yang tidak ada dibulan lainnya selain Romadhon yaitu sholat sunnah Tarawih. Sholat Tarawih memiliki keistimewaan tersendiri setiap malamnya. Dibawah ini adalah keistimewaan-keistimewaan Sholat Tarawih setiap malamnya. Dengan kita mengetahuinya, bukan bermaksud untuk mengejar pahalanya, namun untuk kita supaya “Sangat Begitu Menyesalnya” jika Tertinggal sholat sunnah ini walaupun 1 malam saja.
Shalat tarawih atau shalat malam memiliki keutamaan dan keistimewaaan sebagai salah satu ibadah di bulan suci Ramadhan. Apa saja keutamaan shalat tarawih itu? Dari Ali bin Abi Thalib ra bahwa dia berkata: Rasulullah Muhammad SAW ditanya tentang keutamaan-keutamaan tarawih di bulan Ramadhan. Kemudian beliau bersabda:
  1. Orang mukmin keluar dari dosanya pada malam pertama, seperti saat dia dilahirkan oleh ibunya.
  2. Dan pada malam kedua, ia diampuni, dan juga kedua orang tuanya, jika keduanya mukmin.
  3. Dan pada malam ketiga, seorang malaikat berseru dibawah Arsy: "Mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yang telah lewat."
  4. Pada malam keempat, dia memperoleh pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqan (Al-Quran).
  5. Pada malam kelima, Allah Ta"ala memeberikan pahala seperti pahala orang yang shalat di Masjidil Haram, masjid Madinah dan Masjidil Aqsha.
  6. Pada malam keenam, Allah Ta"ala memberikan pahala orang yang berthawaf di Baitul Makmur dan dimohonkan ampun oleh setiap batu dan cadas.
  7. Pada malam ketujuh, seolah-olah ia mencapai derajat Nabi Musa a.s. dan kemenangannya atas Fir"aun dan Haman.
  8. Pada malam kedelapan, Allah Ta"ala memberinya apa yang pernah Dia berikan kepada Nabi Ibrahim as.
  9. Pada malam kesembilan, seolah-olah ia beribadat kepada Allah Ta"ala sebagaimana ibadatnya Nabi saw.
  10. Pada Malam kesepuluh, Allah Ta"ala mengaruniai dia kebaikan dunia dan akhirat.
  11. Pada malam kesebelas, ia keluar dari dunia seperti saat ia dilahirkan dari perut ibunya.
  12. Pada malam keduabelas, ia datang pada hari kiamat sedang wajahnya bagaikan bulan di malam purnama.
  13. Pada malam ketigabelas, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala keburukan.
  14. Pada malam keempat belas, para malaikat datang seraya memberi kesaksian untuknya, bahwa ia telah melakukan shalat tarawih, maka Allah tidak menghisabnya pada hari kiamat.
  15. Pada malam kelima belas, ia didoakan oleh para malaikat dan para penanggung (pemikul) Arsy dan Kursi.
  16. Pada malam keenam belas, Allah menerapkan baginya kebebasan untuk selamat dari neraka dan kebebasan masuk ke dalam surga.
  17. Pada malam ketujuh belas, ia diberi pahala seperti pahala para nabi.
  18. Pada malam kedelapan belas, seorang malaikat berseru, "Hai hamba Allah, sesungguhnya Allah ridha kepadamu dan kepada ibu bapakmu."
  19. Pada malam kesembilan belas, Allah mengangkat derajat-derajatnya dalam surga Firdaus.
  20. Pada malam kedua puluh, Allah memberi pahala para Syuhada (orang-orang yang mati syahid) dan shalihin (orang-orang yang saleh).
  21. Pada malam kedua puluh satu, Allah membangun untuknya sebuah gedung dari cahaya.
  22. Pada malam kedua puluh dua, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari setiap kesedihan dan kesusahan.
  23. Pada malam kedua puluh tiga, Allah membangun untuknya sebuah kota di dalam surga.
  24. Pada malam kedua puluh empat, ia memperoleh duapuluh empat doa yang dikabulkan.
  25. Pada malam kedua puluh lima, Allah Ta"ala menghapuskan darinya azab kubur.
  26. Pada malam keduapuluh enam, Allah mengangkat pahalanya selama empat puluh tahun.
  27. Pada malam keduapuluh tujuh, ia dapat melewati shirath pada hari kiamat, bagaikan kilat yang menyambar.
  28. Pada malam keduapuluh delapan, Allah mengangkat baginya seribu derajat dalam surga.
  29. Pada malam kedua puluh sembilan, Allah memberinya pahala seribu haji yang diterima.
  30. Dan pada malam ketiga puluh, Allah ber firman : "Hai hamba-Ku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dari air Salsabil dan minumlah dari telaga Kautsar. Akulah Tuhanmu, dan engkau hamba-Ku."
Kawanku yang budiman, demikianlah keutamaan shalat tarawih yang disebutkan oleh Rasulullah SAW. Semoga pada kesempatan bulan Romadhon ini kita mampu melaksanakannya dengan sempurna selama 30 hari. 20 ataupun 8 rokaat bukanlah sesuatu yang perlu didebatkan karena memiliki dasar hukum masing-masing. Ciptakan suasana damai jabat erat silaturrohim untuk mendapatkan Ridho Alloh SWT. Semoga bermanfaat…..


Rabu, 04 Juni 2014

1 Kesalahan sebaiknya tidak merusak 10 Kebaikan

Kisah menarik :
     Dikisahkan ada seorang raja yang memelihara sepuluh ekor anjing liar. Kesepuluh anjing liar itu ia gunakan untuk menakut-nakuti para pembantunya agar mentaati perintahnya. Setiap pembantu yang berbuat kesalahan akan dilemparkan ke segerombolan anjing liar itu.
        Pada suatu hari ada salah satu pegawainya yang pintar dan telah membantu sang raja selama sepuluh tahun melakukan kesalahan dan seperti kebiasaan sebelumnya yang telah berlaku akan dilemparkan ke segerombolan sepuluh ekor anjing liar itu. Akan tetapi sebelum hukuman itu dilaksanakan, sang raja memberikan kesempatan terakhir dengan mengabulkan satu permintaannya.
Pegawai itu meminta agar pelaksanaan hukuman ditunda sepuluh hari ke depan. Sang raja mengabulkan permintaannya, kemudian pegawai itu keluar dari tempat sang raja dan menemui penjaga anjing-anjing liar itu.
Ia berkata: “aku akan melayani anjing-anjing itu selama sepuluh hari, bolehkah?
Sang penjaga memperbolehkannya, akan tetapi ia heran dann berkata: “Mengapa anda meminta pekerjaan yang menjadi pekerjaan pekerja rendahan”.
Ia menimpalinya: “Engkau akan mengetahuinya nanti.”
Kemudian selama sepuluh hari anjing-anjing itu ia beri makan, dan dipelihara serta dipenuhi segala kebutuhannya. Setelah lewatnya sepuluh hari ia pun menghadap sang raja dan ia pun dilemparkan ke segerombolan anjing itu, dan sang raja pun ikut menghadiri pelaksanaan hukuman tersebut. Akan tetapi apa yang dilihat oleh sang raja membuat raja itu terheran-heran karena melihat anjing –anjing itu menggonggong dan tidak menyerangnya dan mendekat kepadanya seolah-olah senang bertemu dengannya.
Melihat kejadian itu sang raja berkata kepadanya: “Apa yang engkau perbuat dengan anjing-anjing itu?”
Pegawai menjawab: “Aku melayani anjing-anjing itu dan memperhatikannya selama sepuluh hari saja, dan anjing-anjing itu tidak melupakan jasa-jasaku, sedangkan aku melayani anda selama sepuluh tahun, ketika diriku berbuat sedikit kesalaha saja anda melupakan bantuan dan pelayananku selama sepuluh tahun.”
Mendengar perkataan itu, sang raja menundukkan kepala dan mengampuni serta memerintahkan untuk membebaskannya.
Kawanku yang Budiman Hikmah dari cerita di atas yang dapat kita ambil pelajarannya yaitu: janganlah melupakan sepuluh kebaikan karna satu kesalahan, janganlah meruntuhkan masa-masa indah yang telah lewat hanya dikarenakan sedikit perkara yang tidak mengenakkan hati. Sesungguhnya manusia tempat luput dan salah. Namun hal ini jangan dijadikan alasan untuk kita berbuat luput dan salah. Semoga bermanfaat….
Kisah berbahasa arab dari mausu’atul qoshoshi wal-“ibar dengan sedikit perubahan bahasa.

Diceritakan oleh: Ust. Muhammad Ansori Lirboyo-Kediri

Please follow me...!!!!