Senin, 24 Oktober 2011

SEQUENCE & COLLABORATION DIAGRAM

Pengertian

SEQUENCE & COLLABORATION DIAGRAM
Dua tipe interaksi SI yang akan dibahas dalam pembahasan kali ini, yaitu Sequence & Collaboration Diagram. Kedua diagram tersebut menunjukkan partisipasi obyek-obyek dalam aliran yang melalui use case dan pesan tersebut akan dikirim antar obyek-obyek. Dua tipe diagram interaksi yang dikenal dengan nama Sequence Diagram dan Collaboration Diagram. Sequence Diagram disusun berdasarkan urutan waktu, sedangkan collaboration diegram diorganisasikan seputar obyek itu sendiri.
Langkah-langkah yang dilakukan untuk membuat Sequence Diagram dan Collaboration Diagram adalah :
a). Menemukan Obyek-obyek.
b). Menemukan actor.

  1. Menemukan obyek-obyek
Sebuah cara untuk menemukan obyek adalah dengan memeriksa kata benda dalam aliran kejadian. Cara lainnya adalah dengan melihat dokumen scenario. Kebanyakan use case memiliki sejumalah Sequence Diagram atau Collaboration Diagram, satu untuk masing-masing scenario pada aliran kejadian. Diagram ini dapat dibangun dengan abstraksi level tinggi, untuk menampilkan bagaimana system berkomunikasi, atau pada level yang sangat rinci, untuk menunjukkan kelas-kelas apa saja yang berpartisipasi dalam scenario tertentu.
Tidak semua obyek didapatkan dari aliran kerjadian. Form misalnya, mungkin tidak Nampak dalam aliran kejadian, tapi akan Nampak dalam diagram yang memungkinkan actor dapat memasukkan atau menampilkan informasi ke/dari system. Obyek lain yang mungkin tidak namapak aliran kejasian adalah obyek-obyek control. Obyek-obyek dapat dikategorikan sebagai berikut :
1.      Obyek entitas. Ini adalah obyek yang menangani informasi. Mereka mungkin memetakan beberapa table dan field kedalam basis data. Beberapa kata dalam aliran kejadian akan menjadi obyek entitas.
2.      Obyek pembatasan (Boundary). Obyek yang terletak dalam sebuah pembatas antara system dan lingkungannya.
3.      Obyek control. Obyek optional yang mengontrol aliran dalam use case. Mereka mengkoordinasikan obyek-obyek dan Kontrol keseluruhan logika aliran.
  1. Menemukan actor
Satu actor dalam diagram interaksi adalah sebuah pemicu luar yang memulai aliran kerja untuk aliran kejadian. Kita dapat mengidentifikasi sebuah actor dengan melihat pada aliran kejadian dan menentukan siapa atau apa yang memulai proses.
-          Sequence Diagram
Sequence Diagram adalah diagram interaksi yang disusun berdasarkan urutan waktu. Kita membaca Sequence Diagram dari atas kebawah. Setiap use case memiliki sebuah aliran alternative. Setiap Sequence Diagram mepresentasikan satu aliran dari beberapa aliran didalam use case.
Kita dapat membaca diagram ini dengan memperhatikan obyek-obyek dan pesan-pesan yang ada di diagram. Obyek yang terlihat dalam aliran ditunjukkan dengan bujur sangkar yang ada diatas diagram.
-          Collaboration Diagram
Sebagaimana Sequence Diagram, Collaboration Diagram digunakan untk menampilkan aliran scenario tertentu dalam use case. Jika Sequence Diagram disusun berdasarkan waktu, Collaboration Diagram lebih konsentrasi pada hubungan antara obyek-obyek.
Untuk alasan tertentu, kita dapat membuat Sequence Diagram dan Collaboration Diagram untuk sebuah scenario. Meskipun mereka mempunyai maksud dan menampilkan informasi yang sama, masing-masing memberikan sedikit perbedaan dalam penampilannya. Dalam tool Rational Rose, kedua diagram ini dapat saling dibangkitkan.



Daftar Pustaka : 
Modul praktikum ADBO Lab.Sistem Informasi UPN “Veteran” Jatim

9 komentar:

Komentar Anda mengenai Postingan ini sangat Saya butuhkan Untuk menjadi bahan evaluasi agar menjadi lebih baik.
Follow blog saya, maka saya akan siap follow blog Anda.
Mudah-Mudahan Artikel di Atas Bermanfaat bagi kita semua.
Berkata-Katalah Yang baik, agar Hidup Anda menjadi lebih baik.

Please follow me...!!!!