Tampilkan postingan dengan label tik pesantren ponpes darut ta'lim wad da'wah bumiayu Malang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tik pesantren ponpes darut ta'lim wad da'wah bumiayu Malang. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Januari 2014

Jawaban Alhabib Umar Bin Hafidz tentang Kelompok Bid’ah


Dalam sebuah Diskusi para Ulama Ahlussunnah wal jamaah yang dihadiri oleh Alhabib Umar bin Hafidz dari Hadramout Yaman. Ada salah seorang yang bertanya kepada Alhabib Umar bin Hafidz.
“Bagaimana semestinya kita mensikapi suatu kelompok (yang senang membid'ahkan) ? Apakah Kita perlu berdebat dengan mereka sementara mereka salah dalam masalah Furu’ dan Ushul? Seperti seringkali mereka mengatakan  ini bid’ah, sesat, ahli Neraka. Bagaimana kita bisa membiarkan mereka sementara banyak orang mulai tertarik”
Beliau Alhabib Umar bin Hafidz Menjawab :
Bahwa mereka merupakan aliran-aliran sesat yang keluar dari jalan yang benar. Tugas kita kepada mereka adalah memberikan penjelasan yang baik. Memperjelas dan mengukuhkan argumen dan dalil bagi ummat serta mensosialisasikannya kepada Masyarakat. Dipesantren-pesantren, sekolah-sekolah, masjid-masjid begitu juga saat pengajaran dan ceramah yang bersifat umum TANPA perlu MENYEBUT nama-nama mereka, pengikut, organisasi dan massa mereka. Karena mereka tidak pantas untuk menguras energi kita, sehingga harus disebut-sebut di mimbar-mimbar ataupun di masjid-masjid kita.
Kesibukan kita merespon hal itu merupakan hal yang diinginkan para musuh Alloh SWT yang mereka mulai semenjak mereka ciptakan isue tersebut untuk mengganggu konsentrasi kita. Karena mereka datang tidak sendirian. Dibelakang mereka ada lembaga-lembaga edukasi yang disupport dana dan berbagai program terencana yang bersumber dari musuh besar Ummat Islam.
Mereka muncul karena Ummat Islam di Asia Tenggara mayoritas dari kalangan Syafi’iyyah dan Asy’ariyyah. Jika mereka secara konsisten menjalankan ajarannya maka akan tegak kokoh ajaran Islam tanpa ada Problem. Yang tentunya hal ini tidak mereka sukai. Kemudian mereka menyusupkan kaki tangan mereka dari kalangan ummat Islam yang mensyirikkan Ummat Islam, membid’ahkan dan menganggap mereka sesat.
Tugas kita menunaikan kewajiban dengan memberikan penjelasan-penjelasan dan memaparkan dalil bagi diri kita, keluarga kita, kalangan pesantren dan masjid kita dan siapapun yang mau mendengarkan. Tanpa perlu menyebut nama-nama mereka dan massanya serta tidak perlu membuka peluang perdebatan yang tidak produktif.
Kalaupun kita harus berdebat maka kita akan mendebat mereka dengan cara yang terbaik. Tidak perlu sampai panik, terjadi keributan hingga beradu fisik. Cukup dengan memberikan penjelasan dengan santun, dialogpun dengan santun. Umumnya hal ini(Kesantunan) tidak kita temukan pada mereka.
Karena mereka terbiasa terdidik untuk tidak bersopan santun. Karena itu jika ada orang yang tidak pandai berdebat dengan baik jangan engkau layani. Sampai ada yang mengerti debat dengan cara yang baik baru kita layani dengan yang lebih baik. Kalau tidak demikian maka kita hindari saja perdebatan tersebut. Namun jika ada diantara mereka yang berbicara disatu forum dan kita ada disana maka kita wajib meresponnya dengan memberikan penjelasan kepada audiens selagi di majelis memang ada yang mau mendengarkan dan mengambil manfaat, maka kita harus menjelaskan kepadanya permasalah yang sebenarnya.
Kita tentunya dengan santun dan mereka dengan ketidak santunannya. Biarkan mereka berbicara dengan tidak santun, tapi kita harus tetap berbicara santun.
Nabi Isa bin Maryam saat merespon orang bodoh yang mencacinya beliau mendoakan kebaikan untuknya. Sibodoh mencaci lagi, beliau membalasnya dengan doa kebaikan. Kemudian dicaci lagi untuk ketigakalinya, tetap saja beliau mendoakannya. Berkata salah satu seorang pengikutnya.
“Wahai ruhullah, wahai nabi Isa. Orang ini tidak memujimu atau memberi kebaikkan  untukmu. Ia mencacimu, lalu engkau mendoakannya?”
Jawab beliau, “Setiap Orang memberi apa ya ng dia miliki. Dia hanya memiliki itu cacian, dan Saya memiliki ini doa”
Ahlussunnah memiliki adab sopan santun sementara mereka adalah orang-orang yang tidak mengenal sopan santun. Pada akhirnya nanti Alloh akan munculkan pula orang-orang bodoh yang akan menandingi mereka. Level para ulama tinggi tidak layak berhadapan dengan mereka. Sementara mereka yang tidak santun nantinya akan dijegal pula dengan orang-orang yang sama tidak santunnya yang akan menghadapi dan memberikan pelajaran pada mereka.
Berkata Imam Ja’far Shodiq : “Tersesat orang yang tidak mempunyai seorang Guru yang membimbingkannya dan terhina orang yang tidak memiliki orang lancang yang membelanya. Kalau ada orang bodoh datang mendebat, biarkan dihadapi pula oleh orang yang lancang dari kelompok yang benar”
Orang-orang bodoh dari kelompok sesat tidak pantas dihadapi oleh ulama dan cendikiawan dan kelompok yang benar.  Orang bodoh dari aliran yang sesat biar dihadapi oleh pendukung ajarang yang benar yang sama lancangnya. Mereka sepadan. Alloh akan lindungi kita dari keburukan dan marabahaya yang mereka rencanakan. Kita harus tetap konsisten memberikan penjelasan dan memantapkan dalil dan membina dengan baik putra-putri kita tanpa perlu membuka peluang untuk debat kusir hingga akhirnya kita terjebak dengan kesibukan yang diciptakan musuh-musuh kita.
Kita tunaikan kewajiban kita dalam urusan ini dan menjelaskan jalan yang benar. Jika ada satu isu diangkat didepan kita, alangkah baiknya kita respon dengan cara yang terbaik. Jangan sampai kita lupa dengan tugas kita. Yaitu membina hubungan masyarakat yang harmonis dengan Alloh. Jangan sampai kesibukan ini membuat kita sholat tidak khusyuk.
Mengabaikan perbuatan bakti kepada orang tua ataupun kurang silaturrahim. Ini tidak boleh terjadi, jangan biarkan hal ini menyita perhatian masyarakat hingga melupakan tugas utama yang Alloh bebankan pada mereka.

Kawanku yang budiman, Sebenarnya tidak ada orang yang Tidak baik. Mereka hanya belum tahu tentang Kebenaran. Oleh Karena itu sampaikanlah kepada saudara-saudara kita dengan cara yang TERBAIK. So mari kita sayangi sesama, ciptakan perdamaian dengan berjabat tangan dan peluk erat. Berjalan bersama untuk mendapatkan Ridho Alloh SWT. Semoga Bermanfaat.....

Selasa, 19 November 2013

TIK Pesantren 2013 Ponpes Darut Ta'lim Wad Da'wah Bumiayu Malang

tik pesantren 2013, tik pesantren 2012, tik masuk pesantren, pesantren tik, tik pesantren ponpes darut ta'lim wad da'wag bumiayu Malang
Syukur alhamdulillah Bagi Alloh Tuhan Semesta Alam. Dengan rahmat dan hidayahNya memberikan kami segenap Tim TIK Cerdas kekuatan Lahiriyah maupun batiniyah sehingga pada tanggal 16-17 November 2013 pelaksanaan TIK Pesantren di Pondok Pesantren “Darut Ta’lim Wad Da’wah Lil Ustadz Al Habib Alwy bin Salim Alaydrus” Bumiayu Malang berjalan dengan baik.
tik pesantren 2013, tik pesantren 2012, tik masuk pesantren, pesantren tik, tik pesantren ponpes darut ta'lim wad da'wag bumiayu Malang
Tidak lupa kepada semua yang tergabung serta mendukung kegiatan TIK Pesantren 2013 ini terlebih Pondok Pesantren tuan rumah yang di asuh oleh Alhabib Asadulloh bin Alwy Alaydrus, semoga Alloh menjadikan amal soleh yang membawa manfaat di Dunia maupun di Akhirat.aaamiin yarobbal ‘alamiin...
tik pesantren 2013, tik pesantren 2012, tik masuk pesantren, pesantren tik, tik pesantren ponpes darut ta'lim wad da'wag bumiayu Malang
Dalam pelaksanaan TIK Pesantren yang ke 4 dalam tahun 2013 ini, didukung oleh Telkomsel dengan telephone Murahnya, Telkom Indonesia dengan akses speedy, Tim UPN “Veteran” Jawa Timur sebagai resource pendamping pelatihan, Punyahost[Dot]Com dengan Hosting Gratis selama 1 tahun, dan PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) dengan domain Gratis selama 1 tahun yang di organized TIK Cerdas.
tik pesantren 2013, tik pesantren 2012, tik masuk pesantren, pesantren tik, tik pesantren ponpes darut ta'lim wad da'wag bumiayu Malang
Pelatihan kali ini terbagi menjadi 2 sesi yang dilaksanakan selama 2 hari. Hari pertama sesi pembukaan dan seminar. Diantarnya seminar tentang pemanfaatan media internet dengan baik yang dibawa oleh Sdr.M.Rofiuddin sebagai pengisi materi, kemudian tentang domain dan bagaimana proses pengelolaan domain Indonesia oleh Bapak Sigit Widodo (Ketua PANDI), dan dakwah melalui Video streaming oleh habib hasan bin ahmad alhadad.tik pesantren 2013, tik pesantren 2012, tik masuk pesantren, pesantren tik, tik pesantren ponpes darut ta'lim wad da'wag bumiayu Malang
Sesi kedua yaitu pelatihan pembuatan website serta optimasi, dan Video-Radio Live streaming. Dari pelatihan ini harapan besar dari Majelis Muwasholah yang memprakarsai kegiatan ini yang bekerjasama dengan UPN “Veteran” Jawa Timur adalah para peserta yang terdiri dari tim asatidz maupun pengurus pondok pesantren sekitar Malang, mampu berkompetisi dalam dunia Internet dengan memberikan konten-konten yang baik berupa kajian-kajian Tulisan maupun video-radio, sehingga mampu menggeser informasi-informasi di media internet yang dapat merusak aqidah akhlak ummat muslim.
Sumber : TIK Cerdas
keyword : tik pesantren 2013, tik pesantren 2012, tik masuk pesantren, pesantren tik, tik pesantren ponpes darut ta'lim wad da'wah bumiayu Malang

 Toko Mebel | Furnitur Jepara | rebana hadroh Jepara H.Muhsin | Mebel Jepara | Furniture jepara | Mebel Furniture Jepara | Pengrajin Hadroh rebana Jepara

Please follow me...!!!!